Breaking News

BUKAN SEKEDAR CANGKRUK BIASA, PEDULI SESAMA ADALAH PEMBAHASAN UTAMA

ttl

(Surabaya/Me-Dan.com)

Alumni Ponpes YTP (Yayasan Taman Pengetahuan) Kertosono 2008 gelar cangkrukan di Taman Pelangi Surabaya, yang bertepatan di jl. Ahmad Yani no 138 Gayungan Surabaya. Pada hari Sabtu malam 2/4/2016.

Cangrukan ini dihadiri oleh alumni dari berbagai kota, memang Ponpes YTP Kertosono santrinya terdiri dari berbagai kota bahkan sampai luar Jawa. Di antaranya alumni yang hadir adalah dari Tuban, Lamongan, Gresik dan Nganjuk. Sampai-sampai di antara mereka ada yang menyempatkan hadir di cangkrukan ini, dengan izin pulang lebih awal di tempat kerjanya, Yaitu Masroful Efendi.

“Yo Bang, aku kangen karo arek-arek. Sesok tak kerjo setengah hari ae (ya Bang, saya kangen dengan teman-teman. Besok saya kerja setengah hari saja)”. Jawab Masroful ketika mendapatkan kabar acara cangkrukan dari Udin lewat pesawat telpon pada hari Jum’at pagi, 1/4/2016 jam 06.00 WIB.

Begitu pula yang dilakukan oleh Ziyadus Sholih, izin dari kegiatan di Lembaga Pendidikan tempat dia mengajar, untuk mengikuti agenda cangkrukan. Adapun Luqman serta Kamil, sabtu sore baru datang di kota pahlawan dari kampung halamannya.

Ketika melihat sepanduk, Hasan sambil menyentuh fotonya yang ada di banner, foto bersama teman-teman pada masa di pondok timur dulu.
“Iki foto cilikanku pas nek pondok wetan (Ini foto masa kecil saya waktu di pondok timur)”. Ujar Hasan menunjuk ke arah fotonya sambil tersenyum.
Dari cangkrukan berlangsung, para alumni mengusulkan aneka kegiatan yang bernuansa peduli sesama, di antaranya berencana mengadakan kegiatan berupa seminar, pelatihan keterampilan dan bakti sosial. Yang bertempatan di Ponpes YTP Kertosono. Mengenai waktu dan teknis akan dibahas pada cankrukan mendatang.

Semakin malam semakin seru, diskusi tidak terasa menunjukkan pukul 23.00 WIB sehingga sekaligus diakhiri dan ditutup oleh ketua cangkrukan yaitu Kamil Mujadidi.

Sesampai di rumah, Hanif juga demikian, dia tidak dapat tidur sampai jam 01.00 pagi. Masih ingin melanjutkan cangkrukan sampai terbesit ide, mengadakan buka bersama dengan Ponpes YTP Kertosono. Yang melibatkan seluruh alumni 2008 baik pria dan wanita. Karena tidak hanya menikmati berbuka saja, tetapi alumni ikut andil belanja, memasak, dan menyajikan sampai berbuka puasa bersama di pondok. Dia juga punya ide ngadakan diklat thibbun nabawi untuk kelas XII, sebagai bekal baksos bagi mereka.

“Jane dienekne pelatihan thibbun nabawi gawe kelas telu, dadine nek enek baksos (Bakti Sosial) karek nerjunne ae (Seharusnya diadakan pelaihan thibbun nabawi untuk kelas tiga, jadi kalau ada baksos tinggal melibatkan saja)”. Celetuk Hanif waktu ngobrol ringan.

“In syaa Allaah teman-teman pondok yang mau mengadakan pelatihan thibbun nabawi nanti kita bias kerja sama dengan Me-Dan (Medis dan Aksi Kemanusiaan), ane ada channel ke sana”. Sahut Udin, menanggapi ide dari Hanif.

(NV:Me-DAN.com)

1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*